Workshop PMI Papua1

SEKDA PAPUA, CRHRISTIAN SOHILAIT: “PMI BAGAIKAN RUMAH SENDIRI”

JAYAPURA.- Sekretaris Pemprov Papua, Christian Sohilait menyatakan, PMI bagai rumah baginya. “Saya pernah memimpin PMI Kabupaten Lanny Jaya selama 5 tahun (sejak 2012-2017). Jadi, bagi saya, PMI bagaikan rumah sendiri,” kata Christian dalam sambutannya mewakili Gubernur Papau. saat membuka Workshop “Markas Tangguh, Relawan Siaga” PMI Provinsi Papua, Rabu (26/08/2026) di Swiss Bel Express, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Dikatakan, PMI memiliki peran strategis mendukung daerah dalam layananan kemanusiaan/kepalangmerahan. “Baik pada masa damai/aman saat bencana hingga pasca, PMI selalu hadir membantu meringankan beban penderitaan masyarakat, terutama yang terdampak bencana. Kesehariannya, PMI menggalang kegiatan donor darah dan melakukan pembinaan dan pengembangan relawan, mulai dari anak, remaja hingga dewasa,” paparnya.

Atas dasar itulah, Lanjut Christian, dibutuhkan pengelolaan Markas yang tangguh, agar seluruh layanan bisa berjalan dengan baik dan lancar. “Markas Tangguh bakal melahirkan para Relawan yang Siaga,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Papua, Zakius Degei mengungkapkan Dalam situasi kedaruratan akibat bencana alam maupun konflik sosial, Palang Merah Indonesia (PMI) dituntut untuk hadir dan memberikan pelayanan kemanusiaan secara cepat, tepat, terkoordinasi dan terukur. Kesiapsiagaan pengurus, staf dan relawan merupakan kunci keberhasilan respons kedaruratan tersebut, terutama di tengah dinamika situasi di lapangan yang sering kali tidak menentu dan berisiko tinggi.

“Khusus pada situasi kekerasan akibat gangguan keamanan dan konflik sosial, tantangan yang dihadapi relawan sebagai garda terdepan di lapangan jauh lebih kompleks dibandingkan dengan bencana alam,” ujarnya.

Selain menguasai keterampilan teknis seperti evakuasi dan pertolongan pertama, tambah Zakius, Relawan juga wajib memahami dan mengamalkan nilai-nilai dan Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, terutama Prinsip Kesamaan, Kesukarelaan, Kenetralan, dan Kemandirian.

“Selain itu, relawan mampu menerapkan Kerangka Akses yang lebih aman (Safer Access Framework), termasuk memahami pedoman penugasan personel PMI pada masa darurat. Pemahaman tersebut juga harus dapat dikomunikasikan dengan baik kepada seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk memastikan seluruh personel PMI (Pengurus, Staf, dan Relawan) memiliki kesiapan mental, fisik, taktik, dan pemahaman regulasi yang sama saat diterjunkan ke wilayah kedaruratan dan konflik sosial, perlu diselenggarakan Workshop Manajemen Kemarkasan dan Relawan PMI dalam situasi kedaruratan dan konflik sosial.

“Kami berharap, kegiatan hari ini menghasilkan peta pembagian peran personel PMI (siapa melakukan apa) yang jelas, khususnya para relawan saat aktivasi posko darurat dan tersedianya relawan yang siap pakai (ready to deploy) dengan pemahaman kode etik PMI, nilai-nilai dan Prinsip-prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, dan pemahaman kerangka akses yang lebih aman yang matang,” harap Zakius.

Kepala Markas PMI Papua, Austikarini Ambarwati, workshop diikuti sebanyak 26 peserta perwakilan dari Pengurus dan Staf PMI Provinsi dan kabupaten/kota se-Papua. “Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah undangan antara lain, Pangdam XVII Cendrawasih, Kapolda Papua, para kepala dinas di lingkungan Pemprov Papua, Basarnas, Rapi, Orari. Hadir juga mewakili ICRC, PMI Pusat dan PMI Provinsi Papua Barat,” katanya.

Berita Terbaru

Info Persediaan Darah

PERSEDIAAN DARAH HARI INI

UDD PMI
Provinsi Papua
8 Mei 2026
Jam : 08:00 WIT
GD
WB
PRC
FFP
TC
LP
A+
0
0
0
0
0
B+
0
0
0
0
0
O+
0
0
0
0
0
AB+
0
0
0
0
0
Jumlah
0
0
0
0
0

Info Lebih lanjut hubungi :
UDD PMI Papua: 0967 534344 – 081141101991

PERSEDIAAN DARAH HARI INI

UDD PMI
Provinsi Papua
9 April 2025
Jam : 08:00 WIT
GD
WB
PRC
FFP
TC
LP
A+
2
4
0
0
2
B+
8
8
0
0
6
O+
1
10
0
0
5
AB+
8
8
0
0
6
Jumlah
19
30
0
0
19

Info Lebih lanjut hubungi :
UDD PMI Papua: 0967 534344 – 081141101991

PERSEDIAAN DARAH HARI INI

UDD PMI
Provinsi Papua
7 April 2025
Jam : 10:00 WIT
GD
WB
PRC
FFP
TC
LP
A+
1
1
0
2
0
B+
12
12
0
0
10
O+
6
10
0
0
5
AB+
9
9
0
0
6
Jumlah
28
32
0
2
21

Info Lebih lanjut hubungi :
UDD PMI Papua: 0967 534344 – 081141101991

PERSEDIAAN DARAH HARI INI

UDD PMI
Provinsi Papua
6 April 2025
Jam : 10:00 WIT
GD
WB
PRC
FFP
TC
LP
A+
0
0
0
0
0
B+
0
0
0
0
0
O+
0
0
0
0
0
AB+
0
0
0
0
0
Jumlah
0
0
0
0
0

Info Lebih lanjut hubungi :
UDD PMI Papua: 0967 534344 – 081141101991

PERSEDIAAN DARAH HARI INI

UDD PMI
Provinsi Papua
5 April 2025
Jam : 10:00 WIT
GD
WB
PRC
FFP
TC
LP
A+
0
0
0
0
0
B+
0
0
0
0
0
O+
0
0
0
0
0
AB+
0
0
0
0
0
Jumlah
0
0
0
0
0

Info Lebih lanjut hubungi :
UDD PMI Papua: 0967 534344 – 081141101991

SEKDA PAPUA, CRHRISTIAN SOHILAIT: “PMI BAGAIKAN RUMAH SENDIRI”

JAYAPURA.- Sekretaris Pemprov Papua, Christian Sohilait menyatakan, PMI bagai rumah baginya. "Saya pernah memimpin PMI Kabupaten Lanny Jaya selama 5 tahun (sejak 2012-2017). Jadi, bagi saya, PMI bagaikan rumah sendiri," kata Christian dalam sambutannya mewakili Gubernur Papau. saat membuka Workshop "Markas Tangguh, Relawan Siaga" PMI Provinsi Papua, Rabu (26/08/2026) di Swiss Bel Express, Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Dikatakan, PMI memiliki peran strategis mendukung daerah dalam layananan kemanusiaan/kepalangmerahan. "Baik pada masa damai/aman saat bencana hingga pasca, PMI selalu hadir membantu meringankan beban penderitaan masyarakat, terutama yang terdampak bencana. Kesehariannya, PMI menggalang kegiatan donor darah dan melakukan pembinaan dan pengembangan relawan, mulai dari anak, remaja hingga dewasa," paparnya.

Atas dasar itulah, Lanjut Christian, dibutuhkan pengelolaan Markas yang tangguh, agar seluruh layanan bisa berjalan dengan baik dan lancar. "Markas Tangguh bakal melahirkan para Relawan yang Siaga," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Papua, Zakius Degei mengungkapkan Dalam situasi kedaruratan akibat bencana alam maupun konflik sosial, Palang Merah Indonesia (PMI) dituntut untuk hadir dan memberikan pelayanan kemanusiaan secara cepat, tepat, terkoordinasi dan terukur. Kesiapsiagaan pengurus, staf dan relawan merupakan kunci keberhasilan respons kedaruratan tersebut, terutama di tengah dinamika situasi di lapangan yang sering kali tidak menentu dan berisiko tinggi.

"Khusus pada situasi kekerasan akibat gangguan keamanan dan konflik sosial, tantangan yang dihadapi relawan sebagai garda terdepan di lapangan jauh lebih kompleks dibandingkan dengan bencana alam," ujarnya.

Selain menguasai keterampilan teknis seperti evakuasi dan pertolongan pertama, tambah Zakius, Relawan juga wajib memahami dan mengamalkan nilai-nilai dan Prinsip-Prinsip Dasar Gerakan Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, terutama Prinsip Kesamaan, Kesukarelaan, Kenetralan, dan Kemandirian.

"Selain itu, relawan mampu menerapkan Kerangka Akses yang lebih aman (Safer Access Framework), termasuk memahami pedoman penugasan personel PMI pada masa darurat. Pemahaman tersebut juga harus dapat dikomunikasikan dengan baik kepada seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat," paparnya.

Lebih lanjut dikatakan, untuk memastikan seluruh personel PMI (Pengurus, Staf, dan Relawan) memiliki kesiapan mental, fisik, taktik, dan pemahaman regulasi yang sama saat diterjunkan ke wilayah kedaruratan dan konflik sosial, perlu diselenggarakan Workshop Manajemen Kemarkasan dan Relawan PMI dalam situasi kedaruratan dan konflik sosial.

"Kami berharap, kegiatan hari ini menghasilkan peta pembagian peran personel PMI (siapa melakukan apa) yang jelas, khususnya para relawan saat aktivasi posko darurat dan tersedianya relawan yang siap pakai (ready to deploy) dengan pemahaman kode etik PMI, nilai-nilai dan Prinsip-prinsip Dasar Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah, dan pemahaman kerangka akses yang lebih aman yang matang," harap Zakius.

Kepala Markas PMI Papua, Austikarini Ambarwati, workshop diikuti sebanyak 26 peserta perwakilan dari Pengurus dan Staf PMI Provinsi dan kabupaten/kota se-Papua. "Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah undangan antara lain, Pangdam XVII Cendrawasih, Kapolda Papua, para kepala dinas di lingkungan Pemprov Papua, Basarnas, Rapi, Orari. Hadir juga mewakili ICRC, PMI Pusat dan PMI Provinsi Papua Barat," katanya.

Scroll to Top